Sosialisasi & Pelatihan Destana Desa Waru Menyiapkan Relawan Agar Tangguh Bencana

waru.desa.id, WARU – Guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat sebagai relawan dalam menghadapi bencana. Pemerintah Desa Waru menyelenggarakan pelatihan bagi 35 orang relawan Desa Tangguh Bencana (Destana). Dengan narasumber dari Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri dan Fasilitator Destana. Pelatihan dibuka oleh Pj. Kepala Desa Waru Bapak Alfiyadi di Balai Desa Waru pada hari sabtu (14/12/2019).

Bapak Alfiyadi dalam sambutannya.

“Kegiatan sosialisasi dan pelatihan destana ini dalam rangka untuk memberikan wawasan serta menguatkan ketangguhan relawan dalam mengantisipasi atau menghadapi bencana yang berpotensi terjadi di Desa Waru, yang kemudian dapat menularkan pengetahuan yang didapat ini kepada masyarakat agar masyarakat dapat siap siaga dalam menghadapi bencana.” kata Bapak Alfiyadi (Pj. Kepala Desa) dalam sambutannya.

Bapak Haryanto (BPBD Kab. Wonogiri) menyampaikan materi pelatihan.

Hadir dalam kegiatan ini yaitu Kepala Desa terpilih Bapak Wisnu Sejati, dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan pelatihan destana ini dan juga untuk masa kepemimpinannya beliau akan menganggarkan kegiatan pelatihan destana ini lebih kepada teknis penanganan dan juga untuk pengadaan alat bantu untuk antisipasi misalnya gergaji mesin dan alat bantu penanganan lainnya.

Bapak Bambang (Fasilitator Destana) menyampaikan materi.

Narasumber dari BPBD Kabupaten Wonogiri, Bapak Haryanto dalam penyampaian materinya menjelaskan tentang awal mula pembentukan BNPB, BPBD hingga ke Destana. Beliau juga berharap setelah pelatihan ini relawan Destana  yang sudah dibentuk dan ditetapkan wajib memiliki tiga hal dasar, yaitu harus mengenali potensi bencana yang ada di desa, tanggap ketika terjadi bencana, dan mampu secara mandiri melakukan proses penanganan terjadinya bencana.

Membuat Tabel Penilaian Resiko Bencana.

Fasilitator Destana yang menjadi narasumber pada pelatihan ini memberikan materi terkait dengan upaya untuk meminimalisir terjadinya bencana dan juga cara ketika terjadi bencana mulai dari membuat rancangan sistem peringatan dini, resiko ancaman bencana dan juga membuat peta desa dimana untuk mengetahui daerah atau wilayah rawan bencana. “Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu penerapan mitigasi bencana. Mitigasi yaitu serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana, dan kegiatan ini masuk pada peningkatan kemampuan menghadapi bencana.” Ucap Bapak Bambang.

Anggaran pelatihan Destana ini bersumber dari Dana Desa tahap III, diharapkan relawan Destana ini bisa menyiapkan diri dan membagi ilmu yang dimiliki kepada warga masyarakat lainnya. Sehingga masyarakat bisa menganalisa dan mengantisipasi dampak bencana yang mungkin bisa terjadi di Desa Waru ini. ts

 

 

Facebook Comments
Posted in Kabar Desa, Lingkungan, Penggunaan Dana Desa and tagged , , .