Kegiatan Gotong Royong Petani Dusun Butuh Dalam Rangka Panen Padi

waru.desa.id, BUTUH – Padi merupakan tanaman utama yang ditanam oleh petani di Desa Waru, sebagian besar petani di Desa Waru menanam tanaman padi dalam masa satu tahun sebagian besar bisa panen 2 kali taetapi ada juga yang bisa 3 kali panen yaitu yang memiliki area persawahan yang meiliki sumber air atau aliran air irigasi yang lancar.

Petani Dusun Butuh melakukan panen padi secara gotong royong

salah satu kebiasaan petani saat musim panen di Dusun Butuh  yaitu panen padi secara bersama sama atau yang dilaksanakan secara bergotong-royong, kegiatan seperti ini masih sangat diandalkan oleh masyarakat Dusun Butuh Desa Waru  Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Setiap kali musim panen berlangsung, kerja secara bersama-sama menjadi rutinitas yang masih dilakukan hingga saat ini.

Ibu ibu juga turut bergotong royong saat musim panen tiba

Seperti yang nampak persawahan lungguh Dusun Butuh ,petani sedang melaksanakan panen. Dimulai dari memotong padi atau istilahnya ngarit pari ,kemudian ditali (dibentel) dan dikumpulkan dibawa ke tempat yang sudah disediakan untuk merontokkan padinya. untuk saat ini para petani sudah menggunakan rontok padi dengan mesin penggerak bensin sehingga efisien dalam hal tenaga petani serta cepat dalam melakukan perontokan padi.

Nano, salah satu pemuda di desa tersebut mengatakan kerja sama itu masih menjadi kebiasaan yang dilakukan di Dusun kami, kami bekerja bersama-sama dalam memanen padi tersebut sehingga satu sama lain petani saling membantu saat musim panen tiba.

Saat istirahat/ memikmati minuman atau makan bersama biasanya sambil mengobrolkan banyak hal antar petani

“Sistem gotong royong ini dilakukan secara bergantian, bergiliran satu sama lainnya antar petani, biasanya ada beberapa kelompok yang melakukan gotong royong ini, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk kerukunan antar warga masyarakat  Desa. Kalau masalah capek ya capek soalnya kami kalau Satu hari kadang-kadang pindah milik dua orang bahkan sampai tiga orang, tapi kebersamaan menghilangkan sedikit rasa capek yang dirasakan,”ungkap Pak Tarmo salah satu petani yang juga sebagai Ketua RW.

menikmati minum dan hidangan makanan saat istirahat

Walaupun dalam bergotong royong ini sangat melelahkan, tetapi masyarakat yang  bergotong royong masih semangat untuk melakukan kegiatan panen padi seperti ini karena kebersamaan dan bergotong royong itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa. Admin

 

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai